FREE DOWNLOAD ATLAS ANATOMI klik disini
untuk password akan dikirim lewat email, kirim permintaan password ke email ogensea14@gmail.com
Monday, January 7, 2013
Thursday, January 3, 2013
SOAL-SOAL ISBD
SOAL-SOAL ISBD
1.
UNESCO
(1988) mendeklarasikan empat pilar pembelajaran. Sebutkan dan jelaskan!
2.
Metode
pembelajaran ISBD menempatkan mahasiswa sebagai subjek didik, mitra belajar, anggota masyarakat, dan warga
negara. Jelaskan konsep tersebut!
3.
Visi
ISBD ”Mahasiswa selaku individu dan makhluk sosial yang beradap memiliki
landasan pengetahuan, wawasan, serta keyakinan untuk bersikap kritis, peka, dan
arif dalam menghadapi persoalan sosial dan budaya yang berkembang di
masyarakat”. Jelaskan visi ISBD tersebut sehingga mudah dipahami!
4.
Jelaskan
misi bahwa ISBD dapat memberikan pengetahuan dan wawasan tentang keragaman,
kesetaraan dan martabat manusia sebagai individu dan makhluk sosial dalam
kehidupan masyarakat!
5.
Jelaskan
misi bahwa ISBD dapat memberikan dasar-dasar nilai estetika, etika, moral,
hukum, dan budaya sebagai landasan untuk menghormati dan menghargai antara
sesama manusia sehingga akan terwujud masyarakat yang tertib, teratur, dan
sejahtera!
6.
Jelaskan
misi bahwa ISBD dapat memberikan dasar-dasar untuk memahami masalah sosial dan
budaya serta mampu bersikap kritis, analitis, dn responsif untuk memecahkan
masalah tersebut secara arif di masyarakat!
7.
Jelaskan
bahwa ISBD bertujuan mengembangakan kesadaran mahasiswa untuk menguasai
pengetahuan tentang keragaman dan kesaraan manusia sebagai individu dan makhluk
sosial dalam kehidupan bermasyarakat!
8.
Jelaskan
bahwa ISBD bertujuan menumbuhkan sikap kritis, peka, dan arif pada mahasiswa
dalam memahami dan memecahkan masalah sosial budaya dengan landasan nilai
estetika, etika, moral, dan hukum dalam kehidupan bermasyarakat!
9.
Jelaskan
bahwa ISBD bertujuan memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas
serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal hidup bermasyarakat, selaku
individu dan nmakhluk sosial yang beradab dalam mempraktikkan pengetahuan
akademik dan keahliannya!
10.
Jelaskan
bahwa mata kuliah ISBD termasuk general
education!
11.
Jelaskan
makna-makna esensial berikut ini yang melekat dalam kehidupan masyarakat dan
budaya: (a) makna simbolik, (b) makna empirik, (c) makna estetik, (d) sinoetik,
(e) makna etik, dan (f) makna sinoptik!
12.
Jelaskan
bahwa studi ISBD memiliki tujuan beragam yaitu (1) ahli dalam bidang ilmu
tertentu, (2) menumbuhkan warga negara yang baik, (3) ahli dalam ilmu tertentu
dan mampu memecahkan masalah sosial budaya, dan (4) mempelajari masalah yang
sifatnya tabu, tertutup (closed areas),
dan controversial issues dalam bidang
ekonomi, politik, hukum, moral, dan lain-lain!
13.
Jelaskan
proses belajar dengan menggunakan pendekatan struktural, pendekatan fungsional,
dan pendekatan interfield!
14.
Apakah
yang dimaksud kebudayaan? Jelaskan!
15.
Sebutkan
tiga wujud budaya menurut J.J. Honigmann!
16.
Sebutkan
tiga wujud budaya menurut Koentaraningrat!
17.
Jelaskan
sistem pengetahuan yang dimiliki manusia!
18.
Jelaskan
nilai budaya menurut C. Kluchohn tentang hakikat hidup manusia, hakikat karya,
hakikat waktu, hakikat alam, dan hakikat
hubungan antarmanusia!
19.
Jelaskan
pandangan hidup manusia sebagai individu atau pun sebagai makhluk sosial!
20.
Sebutkan
dan jelaskan unsur-unsur budaya universal!
21.
Jelaskan
sifat hakiki kebudayaan!
22.
Jelaskan
kebudayaan material dan kebudayaan nonmaterial!
23.
Jelaskan
peran dan fungsi kebudayaan dalam masyarakat!
24.
Jelaskan hubungan antara
kebudayaan dan lingkungan: a) physical
environment, b) cultural social environment,
c) environmental orientation and
representation, d) environmental
behavior and process, dan d) out
carries product.
25. Jelaskan problematika budaya berikut ini: etnosentrisme budaya, cultural survival,
cultural lag, cultural assimilation.
26. Bedakan antara kebudayaan dan peradaban!
27. Jelaskan apa yang dimaksud perubahan
sosial!
28. Jelaskan teori dan bentuk perubahan
sosial!
29. Perubahan sosial: evolusi, revolusi,
perubahan sosial kurang bararti, perubahan sosial yang berarti, perubahan
sosial yang dikendaki, dan perubahan sosial yang tidak dikehendaki.
30. Jelaskan perubahan kebudayaan secara
internal!
31. Jelaskan perubahan kebudayaan secara
eksternal!
32. Jelaskan discovery, invention, inovasi!
33.
Tuesday, January 1, 2013
TERNAK ITIK
TERNAK ITIK
Pendahuluan
-
Ternak
alternatif dalam memenuhi kebutuhan protein hewani.
-
Dapat
dipelihara dari pantai sampai ke pegunungan.
-
Memakan
segala macam pakan : biji-bijian, hijauan, umbi-umbian, bahan asal hewani.
-
Produk
: Telur, daging, Bulu dan pupuk.
Kandungan Nutrisi Telur Itik dan
Telur Ayam
BAGIAN
|
TELUR AYAM
|
TELUR ITIK
|
AIR (%)
K.H (%)
PROT. (%)
LEMAK (%)
ABU (%)
KALORI/100 GR.
|
74,0
0,9
12,8
11,5
1,0
163,0
|
71,0
0,5
13,1
14,3
1,0
189,0
|
DOMESTIKASI
- Telur itik dierami ayam atau itik
manila
- Anak itik liar dipelihara sampai
besar dan menjadi jinak
- Itik yang sudah besar dikurung sampai
jinak
ANATOMI
- Kaki relatif pendek, jari dihubungkan
satu sama lain dengan selaput renang.
- Paruh ditutupi dengan selaput halus
dan pinggir paruh merupakan lapisan bertanduk (plat)
- Bulu berbentuk konkaf dan tebal
menghadap tubuh dan berminyak.
- Dibawah kulit ada lapisan lemak
sebagai isolator tubuh.
- Daging tergolong dark meat. Edible muscle meat > lebih rendah daripada ayam.
- Tulang dada datar seperti sampan
KEUNTUNGAN BETERNAK ITIK
- Mudah pengembangannya.
- Tahan terhadap penyakit dan angka kematian rendah.
- Tidak perlu air untuk berenang.
- Pertumbuhan cepat.
- Pemeliharaan mudah dengan pengelolaan
yang sederhana mampu berproduksi dengan baik.
- Kandang dan peralatan sederhana.
- Tidak mengeram.
- Produksi telur tinggi (200-250
butir/tahun)
- Harga jual telur lebih mahal (Butiran).
- Mampu mempertahankan produksi telur lebih lama daripada ayam.
Jawaban Farmakologi semester 3
|
|
1.d 2.b 3.e 4.e 5.a 6.a 7.c 8.e 9.d 10.d
11.d 12.c 13.b 14.b 15.b 16.a 17.a 18.b 19.a 20.a
21.c 22.c 23.e 24.e 25.a 26.e 27.d 28.a 29.a 30.d
31.b 32.e 33.e 34.b 35.e 36.b 37.a 38.a 39.e 40.d
41.d 42.e 43.b 44.d 45.b 46.c 47.c 48.c 49.c 50.d
51.e 52.b 53.b 54.a 55.c 56.a 57.d 58.b 59.a 60.c
61.b 62.d 63.c 64.a 65.a 66.a 67.d 68.b 69.c 70.a
71.d 72.b 73.a 74.b 75.e 76.e 77.c 78.a 79.a 80.a
81.a 82.c 83.a 84.a 85.c 86.d 87.d 88.a 89.b 90.b
91.a 92.a 93.c 94.a 95.a 96.a 97.a 98.a 99.c 100.b
Sunday, December 30, 2012
Genetics Population
Genetics Population
Data :
In a certain area there is bird population, amount:
3629 species, which is found the
following genotype distribution among the bird sampled : 1888 were BB, 1212
were Bb, and 529 werebb:
1. Calculate the allele frequencies of B and b,
2. Expected numbers of the three genotypic
classes (assuming random mating).
3. Using X2, determine whether
or not this population is in Hardy-Weinberg equilibrium.
·
p to
the frequency of the dominant allele : BB
·
q to
the frequency of the recessive allele : bb
Ø OBSERVED
GENOTYPE FREQUENCIES
–
BB(p2) : 1888/3629 = 0.520
–
Bb(2pq) : 1212/3629 = 0.334
–
bb(q2 ) :529/3629 = 0.146
Ø ALLELE
FREQUENCIES
- Freq of B = p = p2 + 1/2 (2pq) = 0.520 +
1/2 (0.334) = 0.520 + 0.167 = 0.687
- Freq of b = q = 1-p = 1 - = 0.313.
Ø
EXPECTED GENOTYPE FREQUENCIES (assuming
Hardy-Weinberg): IF population is in HWE, then we’d expected the following
frequencies:
-
BB (p2) = (0.687)2 = 0.472
-
Bb (2pq) = 2 (0.687)(0.313) = 0.430
-
bb (q2) = (0.313)2 = 0.098
Ø
EXPECTED NUMBER OF INDIVIDUALS of EACH
GENOTYPE:
-
# BB = 0.472 X 3629 = 1713
-
# Bb = 0.430 X 3629 = 1560
-
# bb = 0.098 X 3629 = 356
Genotype
|
Expected Numbers
|
Observed Numbers
|
BB
|
0.472 X 3629 = 1713
|
0.520 X 3629 = 1887.8
|
Bb
|
0.430 X 3629 = 1560
|
0.334 X 3629 = 1212
|
bb
|
0.098 X 3629 = 356
|
0.146 X 3629 = 529.8
|
X2 =
[(1887.8 - 1713)2/ 1713] + [(1212 - 1560)2 / 1560] + [(529.8
- 356)2/ 356]
= 17.837 +85.661+84.849
=
188.347
X2(Calculated)>X2(table) [3.841, 1 df,
0.05 ls]
The critical chi-square value for 1 degree of freedom
is 3.841. Since 188.347is greater
than this, we absolutely
reject the null hypothesis that the population is in
Hardy-Weinberg equilibrium.
X2(calculated)<X2(table)
[3.841, 1 df at 0.05 ls).
Therefore, fail to reject null hypothesis and conclude that
the population is in HWE
SOAL UTS SEMESTER 3 FARMAKOLOGI
SOAL UTS SEMESTER III FARMAKOLOGI
Surabaya, 01 November
2011
1.
Besarnya biovalabilitas obat yang diberikan ke dalam tubuh ditentukan oleh
factor dibawah, kecuali :
a.
Derajat Ionisasi obat b.
Mekanisme kerja obat
c.
Ukuran partikel molekul obat d.
Daya larut obat dalam lemak
e.
Adanya interaksi obat
2.
Pemilihan cara pemberian obat ditentukan oleh faktor-faktor tersebut dibawah,
kecuali :
a.
Kecepatan efek yang dikehendaki b.
Daya larut obat didalam lemak
c.
Sifat fisik-kimia obat yang digunakan d.
Titik tangkap dimana obat harus bekerja
e.
Masa kerja obat yang dikehendaki
3.Toksisitas
obat didalam tubuh dapat terjadi akibat hal-hal tersebut dibawah, kecuali :
a.
Cara pemberian obat yang salah b.
Adanya interaksi obat
c.
Adanya reaksi hipersensitif d.
Kerusakan organ hati dan ginjal
e.
Peningkatan kecepatan eliminasi obat
4.
semua pernyataan dibawah merupakan mekanisme biotransformasi fase II, kecuali
a.
Glucorhonidasi b. Conjugasi c. Reduksi d. Methylasi e.Acetylasi
5.
Cara pemberian obat dibawah ini yang memiliki resiko paling kecil adalah
a.
Per-oral b.
Sublingual c. Per-anal d. Subkutan
e.
Per-inhalasi
6. Antagonisme dua macam obat atau lebih yang
diberikan secara bersamaan dan bekerja pada reseptor yang sama disebut
a.
Antagonisme fungsional b.
Antagonisme kimiawi
c.
Antagonisme fisiologis d.
Antagonisme kompetitif
e.
Antagonisme nonkompetitif
7.
Obat autonomik berikut yang menyebabkan vasodilatasi :
a.
Prazosin b. Isoproterenol c. Muscarin d. Efedrin
e.
Prostigmin
8.
Semua obat dibawah ini menyebabkan peningkatan tekanan darah pada anjing,
kecuali
a.
Adrenalin b. Isoprenalin c. Fenilalanin d. Isoprol e. Efedrin
9.
Semua obat autonomik dibawah ini menyebabkan rangsang pada reseptor α, kecuali
:
a.
Noradrenalin b. Asetilkolin c. Epineprin d. Dopamin
e.
Fenilefrin
10.
Semua obat autonomik dibawah ini menyebabkan rangsang pada reseptor muskarinik,
kecuali
a.
Carbomolkolin b. Batanekol c. Pilokarpin d. Isuprenalin
e.
Fleostigmin
11.
Semua obat dibawah ini menyebabkan peningkatan asetilkolin pada saraf
parasimpatis, kecuali
a.
Fleostigmin b. Neostigmin c. Fenoksipenzamin d. Paration
e.
Pridostigmin
12.
Rangsangan saraf parasimpatis pada otot polos menyebabkan hal tersebut dibawah,
kecuali
a.
Vasodilatasi b.
Hiperperistaltik usus
c.
Bronkokontriksi d.
Tekanan darah turun
e.
Sekresi kelenjar turun
16.
Yang merupakan senyawa Benzodiazepin adalah, kecuali : …
18. Hambatan eksitasi dari barbiturat akibat dari
aktivasi reseptor GABA menyebabkan dalam sel syaraf terjadi akumulasi ion :
a.
Magnesium b. Kalium c. Kalsium d. Natrium e. Klor
19.
Merupakan obat gagal jantung untuk golongan glikosida digitalis adalah :
a.
Digoksin b. Propanolol c. Furosemid d. Kaptopril
e.
Nitrat organic
Monday, September 17, 2012
My Heart Will Never Say Goodbye Forever
Do I resist the shadows of your spine
as i play my cello in your darkness.
Lighting the skeleton of your soul.
Naked and bare across the
truth of the matter
I am the opposite of you.
Mysterious moments along the side
of the waters that roll against the tides
of your heart as my strings pound
down the chords of the piano.
Script of Time
Script of Time
In the script of time
the scroll unwinds
unending lines
of foolish rhymes.
Facade of truth
begins at youth
our lives uncouth
cold, aloof.
Live for ourselves
as busy elves
time for the self
and little else.
Sunday, September 16, 2012
Teknik Pakan Hewan ( Animal feed Technology)
Teknik pakan hewan dilakukan dengan rekayas tertentu, dengan tujuan untuk meningkattkan efisiensi pakan, meningkatkan nilai gizi, meningkatkan palatabilitas, meningkatkan daya cerna, dan menurunkan zat-zat anti nutrisi. Rekasasa tertentu biasanya dilakukan dengan cara
1. fisik,
2. kimia,
3. biologis,
4. merubah bentuk dan ukuran serta
5. penambahan zat tertentu untuk meningkatkan kandungan nutrisi pakan.
Eksperimen pakan.
evaluasi pakan dilakukan berdasarkan 1. digestion 2. metabolism 3. economic factor dan dilakukan pada hewan.
Indikator yang digunakan dalam eksperimen pakan (dilakukan pada hewan) diantaranya
1. Palatability
2. Konsumsi pakan
3. Produksi (berat badan, produksi telur, ect)
4. Digestibility
5. Feed convertion
6. Economis factor
Metode Eksperimen Pakan berdasarkan
1. Tipe Pakan
2. Rasio Formula - percobaan pakan
- Membandingkan 2 rasio formula pakan
3. Persentase pakan 5% 10% 15%
1. fisik,
2. kimia,
3. biologis,
4. merubah bentuk dan ukuran serta
5. penambahan zat tertentu untuk meningkatkan kandungan nutrisi pakan.
Eksperimen pakan.
evaluasi pakan dilakukan berdasarkan 1. digestion 2. metabolism 3. economic factor dan dilakukan pada hewan.
Indikator yang digunakan dalam eksperimen pakan (dilakukan pada hewan) diantaranya
1. Palatability
2. Konsumsi pakan
3. Produksi (berat badan, produksi telur, ect)
4. Digestibility
5. Feed convertion
6. Economis factor
Metode Eksperimen Pakan berdasarkan
1. Tipe Pakan
2. Rasio Formula - percobaan pakan
- Membandingkan 2 rasio formula pakan
3. Persentase pakan 5% 10% 15%
Friday, September 14, 2012
KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
MAKALAH KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Islam adalah agama yang damai serta
menjunjung tinggi perbedaan dan nilai toleransi. Karena itu seluruh umat Islam
diharapkan agar dapat menerapkan toleransi serta membangun kebersamaan antar
umat manusia, bukan hanya terhadap sesama umat Islam saja, tetapi juga umat
agama lain. Umat Islam juga harus lebih memahami solidaritas baik dalam lingkup
agama maupun dalam lingkungan yang lebih luas. Serta mampu memikirkan solusi
terhadap masalah yang menyangkut masyarakat luas.
Agama islam yang sekarang dikenal
oleh beberapa bangsa sebagai agama teroris dan tidak berperikemanusiaan,
merupakan sebuah halangan dalam mewujudkan nilai kerukunan dalam suatu negara
maupun antar negara lain. Maka dari itu, kesadaran dari diri sendiri sebagai
seorang muslim dan muslimah yang tidak membeda- bedakan atau merendahkan agama
lain perlu ditingkatkan dan disyiarkan agar komunitas aman dan tentram yang
dicita-citakan terwujud.
1.2 TUJUAN
Dapat menerapkan kerukunan di kehidupan sehari
– hari pada sesama muslim maupun mereka yang beragama dan berkeyakinan lain.
1.3 RUMUSAN MASALAH
1.
Apakah pengertian Islam Agama
Rahmat bagi seluruh alam?
2.
Apakah yang dimaksud kerukunan antar umat beragama?
3.
Bagaimana
konsep kerukunan umat beragama dalam agama Islam?
ENZIM
ENZIM
Enzim atau biokatalisator adalah katalisator organik
yang dihasilkan oleh sel.Enzim sangat penting dalam kehidupan, karena semua
reaksi metabolisme dikatalis oleh enzim. Jika tidak ada enzim, atau aktivitas
enzim terganggu maka reaksi metabolisme sel akan terhambat hingga pertumbuhan
sel juga terganggu.
Reaksi-reaksi enzimatik dibutuhkan agar bakteri dapat
memperoleh makanan/ nutrient dalam keadaan terlarut yang dapat diserap ke dalam
sel, memperoleh energi Kimia yang digunakan untuk biosintesis, perkembangbiakan,
pergerakan, dan lain-lain.
1.
Nomenklatur Enzim
Biasanya enzim mempunyai akhiran
–ase. Di depan –ase digunakan nama substrat di mana enzim itu bekerja., atau nama
reaksi yang dikatalisis. Misal : selulase, dehidrogenase, urease, dan
lain-lain. Tetapi pedoman pemberian nama tersebut diatas tidak selalu
digunakann. Hal ini disebabkan nama tersebut digunakan sebelum pedoman
pemberian nama diterima dan nama tersebut sudah umum digunakan. Misalnya
pepsin, tripsin, dan lain-lain. Dalam Daftar Istilah Kimia Organik (1978),
akhiran –ase tersebut diganti dengan –asa.
2.
Struktur Enzim
Pada mulanya enzim dianggap hanya
terdiri dari protein dan memang ada enzim yang ternyata hanya tersusun dari
protein saja. Misalnya pepsin dan tripsin.Tetapi ada juga enzim-enzim yang selain
protein juga memerlukan komponen selain protein. Komponen selain protein pada
enzim dinamakan kofaktor. Koenzim dapat merupakan ion logam/ metal, atau
molekul organik yang dinamakan koenzim. Gabungan antara bagian protein enzim (apoenzim)
dan kofaktor dinamakan holoenzim.
Selengkapnya Download Disini
Saturday, September 8, 2012
MAKALAH GLOBALISASI
BAB I
PENDAHULUAN
Globalisasi adalah sebuah istilah yang
memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa
dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan, investasi,
perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi
yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi
bias.
Dalam
banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini
sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi
yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.
BAB
II
GLOBALISASI
A. Pengertian Globalisasi
Kata "globalisasi" diambil dari kata global,
yang maknanya ialah universal. Globalisasi belum memiliki definisi yang
mapan, kecuali sekadar definisi kerja (working definition), sehingga
tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu
proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan
membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin
terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan
ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat. Dan Globalisasi juga merupakan suatu
proses yang mencakup keseluruhan dalam berbagai bidang kehidupan sehingga tidak
tampak lagi adanya batas-batas yang mengikat secara nyata, sehingga sulit untuk
disaring atau dikontrol.
Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai
sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa,
sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya.
Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam
bentuknya yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan
mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin
tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung
berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap
bidang-bidang lain seperti budaya dan agama.
Saturday, September 1, 2012
Anglerfish
Rare Anglerfish Caught on Camera
image courtesy MBARI
Floating around deep-sea rocks like a watery version of French filmmaker Albert Lamorisse’s red balloon, this bulbous, brightly colored anglerfish was recorded by a remotely operated submarine camera off of California’s Central Coast in 2010.
While scientists have observed other species of anglerfish in the wild before, this particular species—Chaunacops coloratus—wasn't documented alive until 2002, explained Lonny Lundsten, a researcher at the Monterey Bay Aquarium Research Institute (MBARI).
The 2002 sighting was of a single fish found near a seamount, or extinct volcano, about 80 miles southwest of Monterey. In 2010 an expedition to the nearby Taney Seamounts found six more—enough to support a proper investigation of the species.
In a new study—published in the journal Deep-Sea Research Part I—Lundsten and his colleagues describe the first observations of the rare fish in its natural habitat. C. coloratus, which can “walk” and changes color throughout its life, was found nearly 11,000 feet (3,353 meters) below the surface.
—Ker Than
Thursday, June 21, 2012
Sederet kalimat-kalimat berharga
Be not angry that you cannot make others as you wish them to be, since you cannot make yourself as you wish to be. ~Thomas à Kempis, Imitation of Christ, c.1420
You've got a lot of choices. If getting out of bed in the morning is a chore and you're not smiling on a regular basis, try another choice. ~Steven D. Woodhull (U.S. geologist, 1976-)
What saves a man is to take a step. Then another step. It is always the same step, but you have to take it. ~Antoine de Saint-Exupéry, Wind, Sand and Stars, 1939, translated from French by Lewis Galantière
Don't wait for the Last Judgment. It happens every day. ~Albert Camus, The Fall, 1956
Good for the body is the work of the body, and good for the soul is the work of the soul, and good for either is the work of the other. ~Henry David Thoreau
Monday, June 11, 2012
Kematian Gajah di Aceh Diselidiki
BANDA ACEH, KOMPAS.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam masih menyelidiki kematian empat ekor gajah di Kabupaten Aceh Jaya dan Aceh Timur beberapa waktu lalu.
"Tim sedang bekerja untuk menyelidiki kematian empat ekor gajah, masing-masing dua ekor jantan dan betina pada Mei dan Juni 2012 di dua lokasi terpisah di Aceh," kata Kepala BKSDA Abubakar Cekmad di Banda Aceh, Jumat (8/6/2012).
Hal tersebut disampaikan menanggapi kematian empat ekor gajah yang diduga diracun di kawasan pedalaman di dua kabupaten di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.
Subscribe to:
Posts (Atom)
