Friday, September 14, 2012

KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA


MAKALAH KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Islam adalah agama yang damai serta menjunjung tinggi perbedaan dan nilai toleransi. Karena itu seluruh umat Islam diharapkan agar dapat menerapkan toleransi serta membangun kebersamaan antar umat manusia, bukan hanya terhadap sesama umat Islam saja, tetapi juga umat agama lain. Umat Islam juga harus lebih memahami solidaritas baik dalam lingkup agama maupun dalam lingkungan yang lebih luas. Serta mampu memikirkan solusi terhadap masalah yang menyangkut masyarakat luas.
Agama islam yang sekarang dikenal oleh beberapa bangsa sebagai agama teroris dan tidak berperikemanusiaan, merupakan sebuah halangan dalam mewujudkan nilai kerukunan dalam suatu negara maupun antar negara lain. Maka dari itu, kesadaran dari diri sendiri sebagai seorang muslim dan muslimah yang tidak membeda- bedakan atau merendahkan agama lain perlu ditingkatkan dan disyiarkan agar komunitas aman dan tentram yang dicita-citakan terwujud.
           
             1.2 TUJUAN
                         Dapat menerapkan kerukunan di kehidupan sehari – hari pada sesama muslim maupun mereka yang beragama dan berkeyakinan lain.

1.3 RUMUSAN MASALAH
1.      Apakah pengertian Islam Agama Rahmat bagi seluruh alam?
2.      Apakah yang dimaksud kerukunan antar umat beragama?
3.      Bagaimana konsep kerukunan umat beragama dalam agama Islam?

ENZIM


ENZIM

Enzim atau biokatalisator adalah katalisator organik yang dihasilkan oleh sel.Enzim sangat penting dalam kehidupan, karena semua reaksi metabolisme dikatalis oleh enzim. Jika tidak ada enzim, atau aktivitas enzim terganggu maka reaksi metabolisme sel akan terhambat hingga pertumbuhan sel juga terganggu.
Reaksi-reaksi enzimatik dibutuhkan agar bakteri dapat memperoleh makanan/ nutrient dalam keadaan terlarut yang dapat diserap ke dalam sel, memperoleh energi Kimia yang digunakan untuk biosintesis, perkembangbiakan, pergerakan, dan lain-lain.

1.      Nomenklatur Enzim
Biasanya enzim mempunyai akhiran –ase. Di depan –ase digunakan nama substrat di mana enzim itu bekerja., atau nama reaksi yang dikatalisis. Misal : selulase, dehidrogenase, urease, dan lain-lain. Tetapi pedoman pemberian nama tersebut diatas tidak selalu digunakann. Hal ini disebabkan nama tersebut digunakan sebelum pedoman pemberian nama diterima dan nama tersebut sudah umum digunakan. Misalnya pepsin, tripsin, dan lain-lain. Dalam Daftar Istilah Kimia Organik (1978), akhiran –ase tersebut diganti dengan –asa.

2.      Struktur Enzim
Pada mulanya enzim dianggap hanya terdiri dari protein dan memang ada enzim yang ternyata hanya tersusun dari protein saja. Misalnya pepsin dan tripsin.Tetapi ada juga enzim-enzim yang selain protein juga memerlukan komponen selain protein. Komponen selain protein pada enzim dinamakan kofaktor. Koenzim dapat merupakan ion logam/ metal, atau molekul organik yang dinamakan koenzim. Gabungan antara bagian protein enzim (apoenzim) dan kofaktor dinamakan holoenzim.

Selengkapnya Download Disini

Saturday, September 8, 2012

MAKALAH GLOBALISASI


BAB I
PENDAHULUAN


Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias.
Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.













BAB II
GLOBALISASI

A.    Pengertian Globalisasi

Kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekadar definisi kerja (working definition), sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat. Dan Globalisasi juga merupakan suatu proses yang mencakup keseluruhan dalam berbagai bidang kehidupan sehingga tidak tampak lagi adanya batas-batas yang mengikat secara nyata, sehingga sulit untuk disaring atau dikontrol.
Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama.

Saturday, September 1, 2012

Anglerfish


Rare Anglerfish Caught on Camera


image courtesy MBARI

Floating around deep-sea rocks like a watery version of French filmmaker Albert Lamorisse’s red balloon, this bulbous, brightly colored anglerfish was recorded by a remotely operated submarine camera off of California’s Central Coast in 2010.
While scientists have observed other species of anglerfish in the wild before, this particular species—Chaunacops coloratus—wasn't documented alive until 2002, explained Lonny Lundsten, a researcher at the Monterey Bay Aquarium Research Institute (MBARI).
The 2002 sighting was of a single fish found near a seamount, or extinct volcano, about 80 miles southwest of Monterey. In 2010 an expedition to the nearby Taney Seamounts found six more—enough to support a proper investigation of the species.
In a new study—published in the journal Deep-Sea Research Part I—Lundsten and his colleagues describe the first observations of the rare fish in its natural habitat. C. coloratus, which can “walk” and changes color throughout its life, was found nearly 11,000 feet (3,353 meters) below the surface.
—Ker Than

Thursday, June 21, 2012

Sederet kalimat-kalimat berharga


Be not angry that you cannot make others as you wish them to be, since you cannot make yourself as you wish to be.  ~Thomas à Kempis, Imitation of Christ, c.1420


You've got a lot of choices.  If getting out of bed in the morning is a chore and you're not smiling on a regular basis, try another choice.  ~Steven D. Woodhull (U.S. geologist, 1976-)


What saves a man is to take a step.  Then another step.  It is always the same step, but you have to take it.  ~Antoine de Saint-Exupéry, Wind, Sand and Stars, 1939, translated from French by Lewis Galantière


Don't wait for the Last Judgment.  It happens every day.  ~Albert Camus, The Fall, 1956


Good for the body is the work of the body, and good for the soul is the work of the soul, and good for either is the work of the other.  ~Henry David Thoreau


Monday, June 11, 2012

Kematian Gajah di Aceh Diselidiki


BANDA ACEH, KOMPAS.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam masih menyelidiki kematian empat ekor gajah di Kabupaten Aceh Jaya dan Aceh Timur beberapa waktu lalu.
"Tim sedang bekerja untuk menyelidiki kematian empat ekor gajah, masing-masing dua ekor jantan dan betina pada Mei dan Juni 2012 di dua lokasi terpisah di Aceh," kata Kepala BKSDA Abubakar Cekmad di Banda Aceh, Jumat (8/6/2012).
Hal tersebut disampaikan menanggapi kematian empat ekor gajah yang diduga diracun di kawasan pedalaman di dua kabupaten di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.
Ia mengatakan, tim terpadu yang melibatkan instansi terkait telah mengambil sampel dari empat ekor gajah sumatera yang mati di dua wilayah itu.

Wednesday, May 16, 2012

Rusa Timor


Rusa timor merupakan salah satu rusa asli Indonesia selain rusa bawean, sambar, dan menjangan. Rusa timor yang mempunyai nama latin Cervus timorensis diperkirakan asli berasal dari Jawa dan Bali, kini ditetapkan menjadi fauna identitas provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Rusa timor sering juga disebut sebagai rusa jawa. Dalam bahasa Inggris, rusa timor mempunyai beberapa sebutan seperti Javan Rusa, Javan Deer, Rusa, Rusa Deer, dan Timor Deer. Sedangkan dalam bahasa latin (ilmiah) binatang ini disebut sebagai Cervus timorensis yang mempunyai beberapa nama sinonim seperti Cervus celebensis (Rorig, 1896), Cervus hippelaphus (G.Q. Cuvier , 1825 ), Cervus lepidus (Sundevall, 1846), Cervus moluccensis (Quoy & Gaimard, 1830), Cervus peronii (Cuvier, 1825), Cervus russa(Muller & Schlegel, 1845), Cervus tavistocki (Lydekker, 1900), Cervus timorensis(Blainville, 1822), dan Cervus tunjuc (Horsfield, 1830).
Ciri-ciri Fisik dan Perilaku. Rusa timor (Cervus timorensis) yang ditetapkan menjadi fauna identitas NTB, mempunyai bulu berwarna coklat kemerah-merahan hingga abu-abu kecoklatan dengan bagian bawah perut dan ekor berwarna putih.
Kelompok rusa timor (foto: fotokita)
Rusa timor dewasa mempunyai panjang badan berkisar antara 195-210 cm dengan tinggi badan mencapai antara 91-110 cm. Rusa timor (Cervus timorensis) mempunyai berat badan antara 103-115 kg walaupun rusa timor yang berada dipenangkaran mampu memiliki bobot sekitar 140 kg. Ukuran rusa timor ini meskipun kalah besar dari sambar (Cervus unicolor) namun dibandingkan dengan rusa jenis lainnya sepertirusa bawean, dan menjangan, ukuran tubuh rusa timor lebih besar.